Rabu, 19 Juni 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SMA KELAS X/1


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Sekolah : SMA Negeri 11 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik
Kelas / Semester : X/1
Pertemuan Ke : 1
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
Standar Kompetensi : Memahami nilai-nilai keteladanan Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik.
Kompetensi Dasar : Memahami diri sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangannya, cita-cita dan panggilan hidupnya sehingga menerima diri sebagaimana adanya.

I. INDIKATOR:
1. Menyebutkan ciri-ciri fisik dan menjelaskan fungsinya 
2. Menyebutkan kelebihan dan kekurangan
3. Menyebutkan sifat-sifat dan karakter yang dimilikinya.
4. menceritakan pengalaman-pengalamannya yang unik.
5. mengungkapkan rasa syukur sebagai pribadi yang diciptakan Tuhan.

II. MATERI AJAR: 
1. SAYA PRIBADI YANG UNIK 

III. METODE PEMBELAJARAN: Diskusi, dialog dan informasi.

IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN:
1. Kegiatan Awal:
a. Guru mengajak siswa mengawali pelajaran dengan berdoa.
b. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang akan dibahas.

2. Kegiatan Inti:
a. Mengamati keunggulan dan kekurangan dalam diri siswa masing-masing.
b. Guru membagikan selembar kertas kepada siswa untuk mengisi sifat dan kemampuan masing-masing, kertas yang sudah diisi oleh siswa ditukarkan teman dan disuruh untuk mengisi hal yang sama.
c. Guru mengajak dialog dengan siswa dengan pertanyaan dan kemudian memberi masukan.
d. Guru membentuk kelompok untuk mensharingkan isi Kitab Suci (Mat 25:14-30)
e. Guru memberi masukan tentang isi Kitab Suci tersebut.

3. Kegiatan Akhir:
a. Siswa diajak menutup pelajaran dengan doa penutup.
b. Guru memberi tugas rumah: Wawancara

V. BAHAN / SUMBER: Buku Perutusan Murid-Murid Yesus, Kitab Suci, Pengalaman hidup siswa atau guru.

VI. PENILAIAN: 
Indikator Pencapaian Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen
1. Dapat menyebutkan keunggulan yang menonjol dari segi fisik

2. Dapat menyebutkan kekurangan-kekurangan pada dirinya.
3. Dapat menyebutkan inspirasi yang dipetik dari perumpamaan Tuhan tentang talenta. 1. Tes tertulis





2. Tes tertulis




3. Tes tertulis 1. Tes Uraian





2. Tes Uraian




3.Tes Uraian 1. Sebutkan keunggulan-keunggulanmu yang menonjol dilihat dari segi fisik, potensi, dan karakter!


2. Sebutkan kekurangan-kekuranan yang ada padamu?



3. Inspirasi apa yang dapat kamu petik dari perumpamaan Tuhan tentang talenta?




Semarang, Juli 2010 
Mengetahui Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Semarang Guru Agama Katolik



Dra. Hj SRI NURWATI, M.Pd Hartanto Yonarius . S Ag NIP. 19530116 1979303 2 004 NIP. 19620919 198903 1 013





































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMA Negeri 11 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik
Kelas / Semester : X/1
Pertemuan Ke : 2
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
Standar Kompetensi : Memahami nilai-nilai keteladanan Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik.
Kompetensi Dasar : Memahami diri sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangannya, cita-cita dan panggilan hidupnya sehingga menerima diri sebagaimana adanya.

I. INDIKATOR:
1. Menyebutkan kelebihan dan kekurangannya dari segi jasmaniah, kemampuan dan sifat-sifatnya.
2. Menganalisis kelebihan dan kekurangannya.
3. Menerima diri apa adanya. 
4. Memberi alas an perlunya mengembangkan talenta yang dimiliki sehingga berguna bagi sesame.
5. menjelaskan cara-cara mengembangkan talenta yang dimiliki.
6. melakukan usaha-usaha untuk mengembangkan talenta.

II. MATERI AJAR: Kelebihan Dan Kekurangan
1. Kelebihan dan Kekurangan 

III. METODE PEMBELAJARAN: Diskusi, dialog dan informasi.

IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN:
1. Kegiatan Awal:
a. Guru mengajak siswa mengawali pelajaran dengan berdoa.
b. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang akan dibahas.

2. Kegiatan Inti:
a. Mengamati keunggulan dan kekurangan dalam diri kita
b. Guru membagikan selembar kertas kepada siswa untuk mengisi sifat dan kemampuan masing-masing, kertas yang sudah diisi oleh siswa ditukarkan teman dan disuruh untuk mengisi hal yang sama.
c. Guru mengajak dialod dengan siswa dengan pertanyaan dan kemudian memberi masukan.
d. Guru membentuk kelompok untuk mensharingkan isi Kitab Suci (Mat 25:14-30)
e. Guru memberi masukan tentang isi Kitab Suci tersebut.

3. Kegiatan Akhir:
a. Siswa diajak menutup pelajaran dengan doa penutup.
b. Guru memberi tugas rumah: Wawancara

V. BAHAN / SUMBER: Buku Perutusan Murid-Murid Yesus, Kitab Suci, Pengalaman hidup siswa atau guru.

VII. PENILAIAN: 

Indikator Pencapaian Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen
1. Dapat menyebutkan keunggulan-keunggulan yang menonjol dari segi fisik, potensi dan karakter.
2. Dapat menyebutkan kekurangan-kekurangan yang ada pada dirinya.
3. Dapat menjelaskan maksud perumpamaan Tuhan tentang talenta.

1. Tes tertulis







2. Tes tertulis





3. Tes tertulis







1. Tes Uraian







2. Tes Uraian





3.Tes Uraian




1. Sebutkan keunggulan-keunggulanmu yang menonjol dilihat dari segi fisik, potensi, dan karakter!




2. Sebutkan kekurangan-kekuranan yang ada padamu?




3. Inspirasi apa yang dapat kamu petik dari perumpamaan Tuhan tentang talenta? (Mat 25:14-30)




Semarang, Juli 2010 
Mengetahui Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Semarang Guru Agama Katolik



Dra. Hj SRI NURWATI, M.Pd Hartanto Yonarius . S Ag NIP. 19530116 1979303 2 004 NIP. 19620919 198903 1 013

































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Sekolah : SMA Negeri 11 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik
Kelas / Semester : X/1
Pertemuan Ke : 3
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
Standar Kompetensi : Memahami nilai-nilai keteladanan Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik.
Kompetensi Dasar : Memahami dirinya sebagaimana mestinya yang diciptakan Allah menurut citraNya sehingga menyadari bahwa manusia adalah se-Allah Bapa Ibu.

I. INDIKATOR:
1. Menjelaskan arti dan makna ”Citra”;
2. Menjelaskan arti manusia diciptakan sebagai citra Allah (Kej 1:26-27).
3. Mengidentifikasi berbagai kemampuan manusia sebagai citra Allah.
4. Menjelaskan arti manusia diciptakan baik adanya;
5. Mengungkapkan kebaikan-kebaikan dirinya yang menggambarkan kebaikan Allah;
6. Bersikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain yang adalah sama-sama citra Allah.

II. MATERI AJAR: 
Aku Diciptakan Sebagai Citra Allah
1. Kemampuan akal budi. 
2. Kemampuan berkehendak bebas.
3. Kemampuan menguasai.

III. METODE PEMBELAJARAN: Diskusi, dialog dan informasi.

IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN:
1. Kegiatan Awal:
a. Guru mengajak siswa mengawali pelajaran dengan berdoa.
b. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang akan dibahas.

2. Kegiatan Inti:
a. Guru mengajak para siswa untuk berdialog berkaitan dengan pengertian “Gambaran” dan “Citra”.
b. Guru mengajak siswa untuk membaca dan mendengarkan Kutipan teks Kitab Suci Kej 1:26-31;2: 4-7, tentang Kisah penciptaan.
c. Guru mengajak siswa berdiskusi tentang isi Kitab suci.
d. Siswa membuat kesimpulan dan diplenokan.
e. Guru memberi masukan untuk para siswa.
f. Siswa disuruh untuk menyusun doa dalam hubungan dengan pelajaran.

3. Kegiatan Akhir:
a. Siswa diajak menutup pelajaran dengan doa penutup.
b. Guru memberi tugas rumah: siswa diminta untuk merenungkan ucapan-ucapan St. Catarina dari Siena.

V. BAHAN / SUMBER: Buku Perutusan Murid-Murid Yesus, Kitab Suci, Pengalaman hidup siswa atau guru.

VI. PENILAIAN: 

Indikator Pencapaian Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen
Dapat menjelaskan arti dan makna citra.
Dapat menerangkan arti manusia diciptakan sebagai citra Allah.
Dapat mengidentifikasi berbagai kemampuan manusia sebagai citra Allah

1. Tes tertulis



2. Tes tertulis





3. Tes tertulis







1. Tes Uraian



2. Tes Uraian





3.Tes Uraian




1. Jelaskan arti dan makna ”Citra”!



2. Jelaskan arti manusia diciptakan sebagai citra Allah!




3. Coba identifikasikan kemampuan manusia sebagai citra Allah!





Semarang, Juli 2010 
Mengetahui Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Semarang Guru Agama Katolik



Dra. Hj SRI NURWATI, M.Pd Hartanto Yonarius . S Ag NIP. 19530116 1979303 2 004 NIP. 19620919 198903 1 013


































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMA Negeri 11 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik
Kelas / Semester : X/1
Pertemuan Ke : 4
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
Standar Kompetensi : Memahami nilai-nilai keteladanan Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik.
Kompetensi Dasar : Memahami dirinya sebagaimana mestinya yang diciptakan Allah menurut citraNya sehingga menyadari bahwa manusia adalah se-Allah Bapa Ibu.

I. INDIKATOR:
1. Menyebutkan contoh kasus diskriminatif/fanatisme.
2. Menyebutkan sebab akibat dari diskriminatif dan fanatisme.
3. Menjelaskan arti Kej 1: 26-27 dalam kaitannya dengan manusia diciptakan sebagai satu saudara yang semartabat.
4. Menjelaskan usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk menghilangkan diskriminatif dan fanatisme.

II. MATERI AJAR: 
Sebagai Citra Allah Aku dan Sesamaku adalah Saudara
Sikap Diskriminasi. 
fakta diskriminatif dan fanatisme ras, agama beserta sebab akibatnya.
Manusia adalah satu saudara yang semartabat.
Usaha-usaha menghilangkan sikap diskriminasi.

III. METODE PEMBELAJARAN: Diskusi, dialog dan informasi.

IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN:
1. Kegiatan Awal:
a. Guru mengajak siswa mengawali pelajaran dengan berdoa.
b. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang akan dibahas.

2. Kegiatan Inti:
a. Guru mengajak siswa untuk membaca dan mendengarkan cuplikan kisah “Kerinduan Masyarakat Ambon” dari Majalah Mingguan Hidup 5 Mei 2002 (dibuku siswa).
b. Guru mengajak sharing tentang isi cerita tersebut.
c. Guru berdialog dengan siswa mengenai sebab-sebab tindakan diskriminasi dan fanatisme.
d. Guru memberi masukan secara dialogis.
e. Guru mengajak siswa untuk mencari alas an mengapa kita harus bersikap toleran kepada sesama yang beragama dan suku lain.
f. Masukan dari guru.

3. Kegiatan Akhir:
a. Siswa diajak menutup pelajaran dengan doa penutup(oleh salah satu siswa)

V. BAHAN / SUMBER: Buku Perutusan Murid-Murid Yesus, Kitab Suci, Pengalaman hidup siswa atau guru.

VI. PENILAIAN: Tertulis, bentuk soal uraian.

a. Pertanyaan tertulis:
1. Sebutkan contoh-contoh kasus diskriminatif yang terjadi di dalam masyarakat!
2. Sebutkan kasus-kasus fanatisme yang terjadi di lingkunganmu!
3. Bagaimanakah Kitab Suci khususnya Kitab Kej 1:26-27 diartikan dalam kaitannya dengan sikap diskriminatif/fanatisme?
4. Sebutkan dan jelaskan contoh usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk menghilangkan sikap diskriminatif/fanatisme!

b. Presentasi Kelompok
Presientasi kelompok dari tugas yang telah diberikan.




Semarang, Juli 2010 
Mengetahui Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Semarang Guru Agama Katolik



Dra. Hj SRI NURWATI, M.Pd Hartanto Yonarius . S Ag NIP. 19530116 1979303 2 004 NIP. 19620919 198903 1 013





































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah : SMA Negeri 11 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik
Kelas / Semester : X/1
Pertemuan Ke : 5 dan 6
Alokasi Waktu : 4 X 45 Menit
Standar Kompetensi : Memahami nilai-nilai keteladanan Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik.
Kompetensi Dasar : Memahami jati diri pria dan wanita yang diciptakan Allah untuk saling melengkapi sebagai partner yang sederajat.

I. INDIKATOR:
1. Menganalisa sebab akibat ketidak setaraan antara pria dan wanita.
2. Mengartikan kodrat pria dan wanita berdasarkan Kejadian 2:18-23.
3. Menjelaskan usaha-usaha mewujudkan penghargaan martabat kaum wanita.
4. Menganalisa tugas pria dan wanita berdasarkan kodratnya.

II. MATERI AJAR: 
1. Kepriaan dan kewanitaan.
2. Sebab akibat ketidaksetaraan pria dan wanita.
3. Arti kodrat pria dan wanita.
4. Usaha untuk mewujudkan penghargaan martabat pada kaum wanita.
5. Tugas pria dan wanita menurut kodratnya.

III. METODE PEMBELAJARAN: Diskusi, dialog dan informasi.

IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN:
1. Kegiatan Awal:
a. Guru mengajak siswa mengawali pelajaran dengan berdoa.
b. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang akan dibahas.

2. Kegiatan Inti:
a. Guru mengajak siswa untuk berbincang-bincang masalah hakekat kepriaan dan kewanitaan.
b. Guru mengajak siswa untuk membaca dan mendengarkan cerita tentang pria dan wanita.
c. Siswa diajak dialog dan guru memberikan masukan tentang hakekat kepriaan dan kewanitaan.
d. Guru mengajak siswa untuk membaca dan mendengarkan kutipan Kitab Suci Kej 2: 18-23.
e. Guru memberikan penegasan tentang isi Kitab Suci dan memberi masukan tentang peranan dan tugas pria dan wanita..

3. Kegiatan Akhir:
a. Siswa diajak menutup pelajaran dengan doa penutup(oleh salah satu siswa)
b. Guru memberi tugas untuk siswa agar membuat karangan yang berjudul”Meningkatkan peranan kaum perempuan”.

V. BAHAN / SUMBER: Buku Perutusan Murid-Murid Yesus, Kitab Suci, Pengalaman hidup siswa atau guru.

VI. PENILAIAN: Pertanyaan Tertulis

1. Jelaskan sebab akibat dari ketidaksetaraan antara pria dan wanita!
2. Bagaimanakah kodrat antara pria dan wanita berdasar Kej 2:18-23?
3. Jelaskan usaha-usaha mewujudkan penghargaan martabat kaum wanita1
4. Bagaimanakah tugas pria dan wanita berdasarkan kodratnya!




Semarang, Juli 2010 
Mengetahui Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Semarang Guru Agama Katolik



Dra. Hj SRI NURWATI, M.Pd Hartanto Yonarius . S Ag NIP. 19530116 1979303 2 004 NIP. 19620919 198903 1 013











































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Sekolah : SMA Negeri 11 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik
Kelas / Semester : X/1
Pertemuan Ke : 7 dan 8
Alokasi Waktu : 4 X 45 Menit
Standar Kompetensi : Memahami nilai-nilai keteladanan Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik.
Kompetensi Dasar : Mengenal suara hatinya sehingga dapat bertindak secara benar dan tepat.

I. INDIKATOR:
1. Mensharingkan pengalaman dalam mengambil keputusan.
2. menafsirkan Kitab Suci Lukas 22:39-46.
3. Menjelaskan arti dan fungsi suara hati.
4. Meneladan Yesus Kristus.
5. Menjelaskan suara hati dapat keluri dan tumpul.
6. Menjelaskan usaha membina hati.

II. MATERI AJAR: 
Suara hati.
1. Mengikuti atau melawan suara hati.
2. Pengalaman Yesus memutuskan pilihan (Luk 22:39-46)
3. Arti dan fungsi suara hati
4. membina Suara hati.
5. Usaha membina suara hati

III. METODE PEMBELAJARAN: Diskusi, dialog dan informasi.

IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN:
1. Kegiatan Awal:
a. Guru mengajak siswa mengawali pelajaran dengan berdoa.
b. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang akan dibahas.

2. Kegiatan Inti:
a. Guru mengajak siswa untuk membaca dan mendengarkan cerita singkat tentang “Pergumulan Hati Nurani Seorang Gadis”
b. Berbincang-bincang tentang cerita tersebut dan siswa disuruh mengungkapakan pengalaman mereka tentang tindakan-tindakan yang telah diperbuat tetapi tidak sesuai dengan bisikan hati nuraninya.
c. Guru memberi masukan tentang arti dan makna hati nurani.
d. Guru berdialog dengan siswa tentang isi Kitab Suci (Roma 7:14-26) yang sudah dibaca dan guru memberi penugasan.
e. Guru memberi masukan kepada siswa tentang usaha-usaha membina suara hati. 

3. Kegiatan Akhir:
a. Siswa diajak menutup pelajaran dengan doa penutup(oleh salah satu siswa)
b. Guru memberi tugas untuk siswa agar membuat karangan yang berjudul”Meningkatkan peranan kaum perempuan”.

V. BAHAN / SUMBER: Buku Perutusan Murid-Murid Yesus, Kitab Suci, Pengalaman hidup siswa atau guru.

VI. PENILAIAN: 

1. Pertanyaan tertulis uraian:
Jelaskan arti dan fungsi suara hati!
Bagaimanakah cara kerja hati nurani itu?
Mengapa suara hati dapat keliru dan tumpul. Jelaskan!
Bagaimanakah usaha-usaha untuk membina suara hati itu?.

2. Tugas kelompok




Semarang, Juli 2010 
Mengetahui Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Semarang Guru Agama Katolik



Dra. Hj SRI NURWATI, M.Pd Hartanto Yonarius . S Ag NIP. 19530116 1979303 2 004 NIP. 19620919 198903 1 013




































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Sekolah : SMA Negeri 11 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik
Kelas / Semester : X/1
Pertemuan Ke : 9
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
Standar Kompetensi : Memahami nilai-nilai keteladanan Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik.
Kompetensi Dasar : Bersikap kritis terhadap pengaruh masmedia, kelompok tertentu dan sebagainya sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan benar yang dapat dipertanggungjawabkan.

I. INDIKATOR:
1. Menjelaskan pengertian dan sebab akibat konsumerisme, materialisme dan hedonisme.
2. Mengartikan kisah Yesus dicobai dalam Lukas 4:1-13.
3. Menjelaskan usaha untuk menyeleksi pengaruh konsumerisme, materialisme dan hedonisme.

II. MATERI AJAR: 
Sikap Kritis terhadap Media Masa:
1. Pengertian dan sebab akibat konsumerisme, materialisme dan hedonisme.
2. Kisah Yesus dicobai dan maknanya bagi siswa.
3. Usaha untuk menyeleksi pengaruh konsumerisme, materialisme dan hedonisme.

III. METODE PEMBELAJARAN: Bercerita, Diskusi, Dialog dan Informasi.

IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN:
1. Kegiatan Awal:
a. Guru mengajak siswa mengawali pelajaran dengan berdoa.
b. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang akan dibahas.

2. Kegiatan Inti:
a. Guru mengajak siswa untuk membaca dan mendengarkan kutipan karangan tentang “Pengaruh Media”
b. Guru mengajak berdialog tentang isi cerita tersebut dan memberi masukan tentang media dan pengaruhnya.
c. Guru mengajak siswa untuk membaca Kitab Suci Markus 2:23-28, berdialog dan memberi masukan.
d. Guru mengajak siswa untuk mencatat upaya-upaya membina sikap kritis didalam dirinya dan siswa diajak bertukar catatan dan mendiskusikan. 

3. Kegiatan Akhir:
a. Siswa diajak menutup pelajaran dengan doa penutup(oleh salah satu siswa)

V. BAHAN / SUMBER: Buku Perutusan Murid-Murid Yesus, Kitab Suci, Pengalaman hidup siswa atau guru.

VI. PENILAIAN: Ulangan harian 

3. Tertulis /Uraian.
a. Jelaskan pengertian dan sebab akibat konsumerisme, materialisme dan hedonisme.!
b. Jelaskan arti atau makna Kisah Yesus dicobai dalam Luk 4:1-13!
c. Jelaskan usaha untuk menyeleksi pengaruh konsumerisme, materialisme dan hedonisme!

4. Tugas kelompok 







Semarang, Juli 2010 
Mengetahui Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Semarang Guru Agama Katolik



Dra. Hj SRI NURWATI, M.Pd Hartanto Yonarius . S Ag NIP. 19530116 1979303 2 004 NIP. 19620919 198903 1 013



































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMA Negeri 11 Semarang
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik
Kelas / Semester : X/1
Pertemuan Ke : 10
Alokasi Waktu : 4 X 45 Menit
Standar Kompetensi : Memahami nilai-nilai keteladanan Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik.
Kompetensi Dasar : Bersikap kritis terhadap pengaruh masmedia, kelompok tertentu dan sebagainya sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan benar yang dapat dipertanggungjawabkan.

I. INDIKATOR:
1. Mensharingkan pengalaman tanggapannya pada waktu menerima tawaran tertentu.
2. Menganalisa sikap Yesus dalam menentukan pilihan terhadap tawaran yang ada pada saat itu

II. MATERI AJAR: 
Sikap Kristis Terhadap Ideologi, Aliran dan Tren-Tren yang Berkembang:
1. Sikap Yesus menentukan pilihan terhadap tawaran pada jaman Yesus.

III. METODE PEMBELAJARAN: Bercerita, Diskusi, Dialog dan Informasi.

IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN:
1. Kegiatan Awal:
a. Guru mengajak siswa mengawali pelajaran dengan berdoa.
b. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang akan dibahas.

2. Kegiatan Inti:
a. Guru mengajak siswa untuk membaca dan mendengarkan cerita mistik tentang Ideologi.
b. Guru mengajak siswa untuk mendalami isi dan pesan cerita tersebut.
c. Masukan dari guru tentang pengertian dan macam-macam Ideologi, Aliran dan Sekte-Sekte Agama.
d. Guru mengajak siswa untuk menganalisis tren-tren dan isu yang muncul pada saat ini.
e. Siswa berdiskusi tentang :
1) Sikap Yesus yang kritis terhadap aliran dan kelompok Farisi dan Saduki.(Mat 22:23-33; Mat 23:1-36)
2) Sikap Yesus yang kritis terhadap berbagai tawaran keduniaan dalam Luk 4:1-13.
f. Guru memberi masukan kepada siswa tentang isi dan pesan dalam bacaan tersebut.

3. Kegiatan Akhir:
a. Siswa diajak menutup pelajaran dengan doa penutup(oleh salah satu siswa)

V. BAHAN / SUMBER: Buku Perutusan Murid-Murid Yesus, Kitab Suci, Pengalaman hidup siswa atau guru.

VI. PENILAIAN: Ulangan harian

Semarang, Juli 2010 
Mengetahui Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Semarang Guru Agama Katolik



Dra. Hj SRI NURWATI, M.Pd Hartanto Yonarius . S Ag NIP. 19530116 1979303 2 004 NIP. 19620919 198903 1 013

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar